People Power Bukan Gerakan Demokrasi, Tetapi Gerakan Mobokrasi

indonesiasatu, 17 May 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN -- Terkait hiruk-pikuk mengenai gerakan people power menolak hasil pemilu yang ditetapkan KPU, menurut Yunzar Lubis, Ketua KPU Kab. Pasaman priode 2008 - 2013, gerakan tersebut bukanlah gerakan demokratis, karena sebelumnya tidak menggunakan saluran demokrasi yang ada. Kalau tidak munafiq terhadap komitmen demokrasi, maka saluran demokratis terhadap keberatan pada hasil pemilu adalah menggugat ke MK. Jika tidak menggugat, tetapi melakukan gerakan massa, maka gerakan tersebut adalah pemaksaan kehendak, gerakan pengikut diktator tulen, pemerkosaan terhadap kedaulatan rakyat. 

Menurut Yunzar Lubis, kita rakyat negara demokrasi, berjalan sajalah dalam alur demokrasi. Dimana, pemindahan kekuasaan eksekutif dan legislatif, hanya satu-satunya melalui pemilu sebagai wadah musyawarah. Tugas rakyat dalam pemilu, hanya memilih, bukan memenangkan, yang memenangkan adalah suara Tuhan melalui suara terbanyak dari rakyat. Dan berpeganglah pada suara Tuhan itu sebagai yang mengaku hamba Tuhan. 

Jika ada kecurangan, buktikan kecurangan itu melalui jalur demokrasi yang konstitusional. Jika tidak ada bukti, sportif sajalah mengakui hasil pemilu sebagai suara Tuhan.

Editor: Anto

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu